Kota Paris van Java Wisata Hiburan

Kota Paris van Java Wisata Hiburan

Kota Paris van Java Wisata Hiburan, – Ada banyak cara menikmati Bandung, mulai dari wisata kuliner sampai wisata belanja. Tapi di antara objek-objek wisata yang Instagram-able dan komersil, ternyata Paris van Java juga masih memiliki banyak tempat keriaan dengan harga kerakyatan.

Siang hari setelah wisata sejarah Belanda bersama Komunitas Aleut, saya iseng keluar hotel yang berada di Jalan Braga untuk menikmati malam minggu di Bandung.

Sejak peletakan batu pertama pada 1920, Gedung sate ditujukan sebagai tempat pemerintahan Hindia Belanda (Gouvernements Bedrijiven).

Di menaranya ada sirene penanda perang yang konon katanya bisa meraung hingga jarak 60 kilometer. Gubernur Hindia Belanda pada masa itu biasanya membunyikan sirene jika ada tanda-tanda penyerangan dari musuh.

Gedung ini juga jadi saksi bisu pemberontakan warga pasca kemerdekaan untuk mengusir Belanda yang pada saat itu masih kekeuh menempati Bandung.

Saya tiba di Gedung Sate sebelum Magrib. Sayangnya saya tidak boleh masuk ke bagian dalam karena jam operasionalnya sudah usai.

Untuk bisa masuk hingga menara puncak, saya harus kembali lagi pada pagi keesokan harinya, sebab hanya 70 orang pertama yang diperbolehkan naik, itu pun hanya hari Sabtu dan Minggu.

Kawasan di sekitar Gedung Sate terlihat cukup ramai pada hari Sabtu. Terletak di seberang Gedung Sate ialah lapangan Gasibu.

Pada sore hari, lapangan ini digunakan warga untuk jogging plus makan Bakso Cuankie setelah jogging.

Saya mengawali malam minggu di Bandung dengan berkunjung ke Gedung Sate. Gedung yang menjadi ikon kota Bandung ini masih terlihat kokoh dan megah, terutama pada malam hari.

Dari Gedung Sate, saya berjalan ke Lapangan Gasibu untuk mencari angkot ke Jalan Merdeka. Dari lapangan Gasibu, saya naik angkot 06 rute Cicaheum-Ciroyom dan turun di Simpang Dago. Jarak yang ditempuh lumayan dekat, hanya 2,6 kilometer dengan harga Rp3.000.

Di Simpang Dago, saya berjalan hingga daerah Jalan Merdeka dan menemukan Mall Bandung Indah Plaza (BIP) yang ramai dikunjungi orang.

Jika jalan-jalan ke Bandung dan melewati Jalan Merdeka, bisa sempatkan membeli Bakso Ikan Express yang sudah berjualan selama 21 tahun.

Harga satu porsi bakso ikan Rp10 ribu terdiri dari satu bakso besar, tiga bakso kecil, dan tiga tahu.

Bisa juga meminta isian bakso lebih banyak. Tapi bagi saya, satu porsi baksonya sudah sangat mengenyangkan.

Beranjak dari Jalan Merdeka, saya pergi ke daerah Alun-alun Bandung. Dari Jalan Merdeka, saya kembali naik angkot 02 trayek Abdul Muis (Kebon Kalapa) – Dago.

Perjalanan cukup jauh dan masih diiringi hujan. Untuk tiba di Alun-alun Bandung saya membutuhkan waktu 30 menit menggunakan angkot, sebab jalanan utama kota Bandung malam itu terbilang cukup padat. Sepertinya seluruh warga Bandung keluar rumah di malam minggu. Saya melihat sejumlah remaja asyik nongkrong di pinggir taman.

Saya turun di Jalan Dewi Sartika, tepat pukul 19.30. Ternyata angkot saya tidak mencapai Alun-alun Bandung, dan butuh jalan kaki sedikit untuk sampai ke sana.

Selama perjalanan di Dewi Sartika, hujan semakin lebat, namun pertokoan di sepanjang jalan ini masih saja ramai.

Sepanjang jalan ini saya menemukan banyak pedagang jajanan kaki lima, seperti gorengan, cilok, cimol, es cendol, sampai es dawet. Di samping itu banyak juga penjual yang menjajakan tas, sepatu, aksesoris gelang, jam tangan, bahkan ada juga tukang tato sampai tukang ramal. Dan masi banyak lagi.

Lantai Jembatan Kaca Terpanjang di AS Pecah

Lantai Jembatan Kaca Terpanjang di AS Pecah

Lantai Jembatan Kaca Terpanjang di AS Pecah, –  Lantai kaca jembatan gantung pejalan kaki terpanjang di Amerika Serikat pecah setelah seorang turis melompat di atasnya pada Senin, sehingga pemerintah kota Gatlinburg, Tennessee, terpaksa menutup akses masuk ke objek wisata populer itu.

Beruntungnya tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut. Jembatan SkyBridge yang membentang 207 meter itu lalu ditutup sementara untuk perbaikan.

Dari atas Jembatan SkyBridge, pengunjung bisa menikmati pemandangan kota Gatlinburg yang dibingkai pegunungan Great Smoky Mountains.

Harga tiket untuk melintas di Jembatan SkyBridge seharga US$25 (sekitar Rp354 ribu) per orang.

Objek wisata jembatan kaca ini juga banyak diminati oleh turis manca negara dan warga lokal tentunya.

Jembatan kaca tersebut merupakan jembatan kaca terpanjang di Amerika Serikat. Aturan untuk masuk ke objek wisata ini, tidak diperbolehkan memakai sepatu hak tinggi,wajib memakai alas kaki yang telah disediakan oleh pihak SkyBridge.

Setelah menyusuri SkyBridge, jangan lupa juga untuk singgah di SkyLift, Skydeck, Skycenter, dan SkyPark yang masih berada satu area dengan jembatan ini.

Jembatan ini melintasi lembah di Pegunungan Great Smokey dan memiliki tiga panel kaca di tengahnya yang memungkinkan pengunjung melihat pemandangan setinggi 42 meter di bawahnya.

Insiden itu terjadi pada hari Senin sekitar pukul 20.30 dan jembatan dibuka kembali pada hari Selasa pagi.

Menurut pengelola Jembatan SkyBridge, lapisan atas kaca dirancang untuk melindungi dua lapisan material lainnya dan kerusakan tidak mempengaruhi kekuatan struktural jembatan.

Pengembang menggunakan lebih dari 453 ribu kilogram beton untuk fondasinya, 4.828 meter kabel, dan 1.400 papan cedar untuk membangun jembatan, yang dibuka pada Mei 2019.

Turis itu disebut mengabaikan aturan ‘tidak berlari, melompat, atau meloncat di jembatan’ dan berusaha melakukan ‘luncuran bak pemain bisbol’ di panel kaca, menurut keterangan resmi dari Gatlinburg SkyLift Park.

“Saat lonjakan terjadi, benda logam pada pakaian tamu memecahkan kaca, mengakibatkan retakan parah pada lapisan atas pelindung satu panel kaca,” kata rilis itu, seperti yang dikutip dari CNN Travel pada Rabu.

Beruntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban atau kerugian yang terlalu besar sehingga proses perbaikan jembatan kaca tidak memerlukan jangka waktu yang terlalu lama.

Selain objek wisata jembatan kaca, ada juga wisata lain yang dapat dilihat dari jembatan kaca seperti Grand Canyon sebuah ngarai tebing di utara Arizona, Amerika Serikat, hasil pahatan selama jutaaan tahun oleh sungai Colorado. Kedahsyatan alam membentuk keindahan jurang tebing terjal sepanjang 446 km dengan lebar mulai 6 sampai 29 km dengan kedalaman lebih dari 1.600 meter.

Grand Canyon sebagian besar merupakan Taman Nasional. Tahun 1908, Presiden Amerika Serikat ke-26, Theodore Roosevelt, menetapkan dan meresmikan Grand Canyon sebagai Taman Nasional pertama di Amerika Serikat.

Untuk mencapai salah satu objek wajib para pelancong ini, kita bisa berkendaraan dari Las Vegas selama kurang lebih 2,5 jam. Rombongan Kompas.com yang naik minivan dari Las Vegas, harus berpindah ke bus untuk mencapai Grand Canyon. Setelah kurang lebih 40 menit perjalanan lagi,  barulah kita sampai di starting point sisi barat (west rim) Grand Canyon.