Destinasi Wisata di Gunung Rinjani Saat New Normal

Destinasi Wisata di Gunung Rinjani Saat New Normal

Destinasi Wisata di Gunung Rinjani Saat New Normal

Destinasi Wisata di Gunung Rinjani Saat New Normal – Bagi pecinta traveling, ada kabar gembira dimana Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) akan segera dibuka kembali.Gunung Rinjani, seperti objek wisata lainnya ditutup sejak beberapa bulan lalu saat pandemi Virus Corona (Covid-19).

Baru-baru ini, Pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) tengah menyiapkan Standar Operasional Prosedural (SOP) atau protokol pendakian dan aktivitas wisata alam dalam menghadapi masa New Normal.

Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) tengah menyiapkan Standar Operasional Prosedural (SOP) atau protokol pendakian dan aktivitas wisata alam dalam menghadapi masa New Normal. Hal tersebut disampaikan Kepala Balai TNGR Dedy Asriady dikutip Kompas.4/6 “SOP-nya sedang kami siapkan, tapi untuk penyesuaiannya kami sedang menunggu arahan dari pusat (Jakarta) dan akan disesuaikan juga dengan hasil koordinasi pemerintah daerah setempat,” kata Dedy. Lantas, apa saja yang tengah dipersiapkan menyambut New Normal.

Setelah sekian lama menutup beberapa destinasi terbaiknya, akhirnya wisata Gunung Rinjani kembali buka saat new normal atau normal baru. Berlaku sejak 7 Juli lalu, pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani membuka delapan objek wisata unggulannya.

Objek wisata yang dibuka merupakan wisata non-pendakian. Untuk pendakiannya sendiri, masih belum diperbolehkan. Perlu diketahui bahwa setiap destinasi yang dibuka memiliki kuota terbatas, agar tak terjadi kerumunan.

Telaga Biru

Telaga berwarna biru kehijauan ini selalu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berlibur ke Gunung Rinjani. Suasananya sejuk, banyak pula spot menarik untuk diabadikan.

Berbagai hal seru bisa kamu lakukan di sini, seperti berkemah, wisata tirta, dan piknik. Selama pandemik, Telaga Biru hanya menerima 84 pengunjung per harinya.

Lokasi: Desa Perian, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Gunung Kukus

Masih berada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, kamu bisa singgah ke Gunung Kukus. Meski pendakian Gunung Rinjani belum dibuka, kamu bisa mendaki gunung yang lebih rendah ini.

Aktivitas berkemah pun juga sering dilakukan di sini, karena menyuguhkan panoramanya benar-benar indah. Sayangnya, saat normal baru, wisata ini hanya menerima 90 wisatawan per harinya.

Lokasi: Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Air Terjun Mayung Polak

Hanya boleh didatangi 60 wisatawan dalam sehari, air terjun yang biasa disebut dengan Timbanuh ini juga sudah kembali dibuka. Terletak di celah pegunungan membuat air terjun ini terlihat istimewa.

Arus airnya yang tenang jadi salah satu alasan kamu bisa berendam di kolamnya. Dikelilingi pepohonan yang rimbun membuat suasana air terjun jadi makin sejuk.

Lokasi: Desa Timbanuh, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Joben Eco Park

Objek wisata satu ini sangat cocok buat kamu yang berlibur bersama anak. Sebab, Joben Eco Park punya banyak aktivitas menarik untuk menambah pengetahuan. Mulai dari penangkaran bunga anggrek, penanaman bibit pohon, hingga melihat flora dan fauna.

Selain itu, kamu juga bisa berkemah, outbound, dan mendaki. Saat normal baru, objek wisata ini membatasi hanya menerima 227 pengunjung saja dalam sehari.

Lokasi: Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Inilah Syarat dan Tips Liburan ke Yogyakarta

Inilah Syarat dan Tips Liburan ke Yogyakarta

Inilah Syarat dan Tips Liburan ke Yogyakarta

Inilah Syarat dan Tips Liburan ke Yogyakarta, – Sebagai salah satu tujuan favorit wisata di Indonesia, Yogyakarta mulai membuka pintu bagi wisatawan secara bertahap. Pembukaan keran pariwisata ini dilakukan setelah pemerintah mulai mencanangkan adaptasi kebiasaan baru alias new normal.

Jika kamu berencana liburan ke Yogyakarta, ada sejumlah syarat yang wajib kamu penuhi. Simak beberapa tips berikut ini agar perjalanan dan liburan tetap aman dan nyaman.

1. Membawa surat sehat, hasil rapid test, atau hasil swab test

Surat sehat, surat hasil rapid test, atau surat hasil swab test merupakan syarat wajib kamu bawa jika ingin masuk ke Yogyakarta.

Surat sehat diperuntukkan bagi wisatawan yang datang dari wilayah zona hijau dan kuning, hasil rapid test dari zona merah dan hitam, dan surat hasil swab test bagi mereka yang datang dari luar negeri.

Namun, pemerintah setempat meminta masyarakat yang berasal dari zona merah atau hitam sebaiknya tidak masuk ke Yogyakarta dulu, paling tidak hingga Agustus 2020.

2. Mengunduh aplikasi Cared+ Jogja atau Jogja Pass

Salah satu syarat lainnya untuk masuk ke ke Yogyakarta adalah mengunduh aplikasi Cared+ Jogja atau Jogja Pass. Aplikasi ini wajib dimiliki seluruh masyarakat yang hendak mengunjungi berbagai destinasi wisata di Yogyakarta saat normal baru.

Cared+ Jogja atau Jogja Pass akan menjadi “paspor digital.” Salah satu fungsinya adalah mempermudah penelusuran kontak apabila suatu saat muncul kasus pengunjung yang positif Covid-19.

3. Membawa hygiene kit

Hygiene kit bisa menjadi senjata dan wajib kamu bawa saat traveling. Isinya berupa hand sanitizer, disinfectan spray, tisu basah, tisu kering, dan sabun cair.

Jangan lupa membawa alat makan serta alat ibadah sendiri, supaya liburanmu semakin aman dan nyaman.

4. Tidak datang secara rombongan

Sangat disarankan untuk solo traveling atau datang bersama keluarga inti saja. Pasalnya, Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan belum dapat menerima wisatawan yang datang secara rombongan dari luar daerah.

5. Wajib patuhi protokol pencegahan Covid-19

Wisatawan yang datang juga diwajibkan mematuhi seluruh protokol pencegahan Covid-19, seperti mengenakan masker, cuci tangan, jaga jarak, serta aturan lain yang diberlakukan.

6. Pilih menggunakan kendaraan pribadi

Menjauhi transportasi umum dan memilih menggunakan kendaraan pribadi bisa menjadi keputusan yang tepat di masa pandemik seperti saat ini.

Menggunakan kendaraan pribadi tentu akan mengurangi kontak fisik dengan orang lain. Jika terpaksa menggunakan transportasi umum, usahakan terus mengenakan masker dan berhati-hati saat menyentuh apa pun.

7. Membeli tiket dan checkin online

Jika terpaksa menggunakan transportasi umum, belilah tiket dan checkin secara online. Dengan cara ini, kamu bisa mengurangi kontak fisik dengan orang lain. Kamu juga memesan penginapan secara online untuk mengurangi kontak fisik.

Itulah syarat dan tips liburan ke Yogyakarta di masa-masa new normal seperti sekarang. Stay safe di mana pun berada ya. Kalau merasa kurang sehat, tak perlu memaksakan liburan, karena kita pun masih bisa traveling secara virtual.

Tantang Nyalimu dengan Wisata Horor di Bali

Tantang Nyalimu dengan Wisata Horor di Bali

Wisata Horor di Bali, Berani Tantang Nyalimu di Sini?

Tantang Nyalimu dengan Wisata Horor di Bali – Pesona alam Bali yang menawarkan banyak keindahan. Termasuk budaya dan keramah-tamahan penduduknya. Membuat pulau ini sering dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia, karena memang banyak hal yang bisa anda nikmati di pulau ini.

Bali dikenal sebagai salah satu pusatnya wisata di Indonesia. Kalau selama dikenal pantai dan alamnya yang indah, beberapa wisata di Bali juga dikenal unsur mistisnya. Hal ini menjadikan tempat wisata tersebut terkesan horor. Buat kamu pecinta adrenalin, coba deh kunjungi beberapa wisata horor di Bali berikut ini.

Patung bayi raksasa terletak di Sakah, Bali Timur, ini menyimpan cerita seram. Saat melewati patung ini, banyak orang yang sering mendengar suara bayi menangis

Misteri Tangisan Bayi di Areal Patung Bayi Raksasa

Taman Festival pernah jadi theme park besar di Bali, lalu ditutup pada 1999. Gedung teater di dalamnya sempat mengalami kebakaran pada tahun 2002, semakin bikin suasana mencekam

Yuk, “Tour de Neglect” Seramnya Bekas Taman Festival Bali

Air Terjun Tegenungan menyimpan tiga cerita horor. Ada yang melihat penampakan pedanda, diakui sebagai rumah pedanda gaib, dan sering meminta tumbal

7 Air Terjun Horor Yang Ada di Indonesia, Berani ke Sini ?

Bangkai pesawat ini terletak di sekitar Pantai Pandawa, Kabupaten Badung. Pesawat ini dibiarkan begitu saja, sehingga bikin suasana makin menyeramkan, apalagi saat jelang petang

Sisi Lain Wisata Bali Yang Belum Anda Ketahui | Sooperboy.com

Pantai Padang Galak punya ombak yang sangat kuat, sehingga banyak orang hilang di sini. Bahkan, muncul cerita adanya Dewi yang menjaga laut di pantai ini

10 Wisata Horor di Bali, Berani Tantang Nyalimu di Sini?

Tempat dianggap Memiliki Aura Mistis atau Angker

Kuburan Desa Trunyan di Kintamani terkenal dengan cara pemakaman cukup unik. Mayat diletakkan begitu saja di bawah pohon, lalu ditutupi bambu

Tradisi pemakaman desa Trunyan Bali

Pi Bedugul, hotel megah yang tidak beroperasi ini punya suasana seram, karena sering terlihat tertutup kabut. Hotel ini dibangun pada 1990-an, lalu terhenti karena adanya bom Bali

Kisah Mistis di Balik Megahnya Hotel P.I. Bedugul Bali, 'The Ghost ...

Gua Lawah dihuni banyak kelelawar yang dilindungi warga. Ada pun cerita mistis yang tersebar, yakni adanya raja ular besar di dalam gua, sehingga wisatawan harus serba hati-hati

Goa Lawah - Peta Lokasi, Sejarah, Harga Tiket Masuk & Keunikan Pura

Dam Oongan dikabarkan sering meminta tumbal manusia, jadi jarang ada orang beraktivitas di sini. Banyak juga penampakan yang muncul, seperti kuntilanak dan pocong

Dam Oongan Jogging Track

Pohon Bunut Bolong ini punya pantangan, yakni tidak boleh dilewati pasangan pengantin. Bila tetap dilakukan, pasangan akan mengalami hal buruk, seperti bercerai

Bunut Bolong, Pohon Berlubang dengan Aura Magis di Bali

Dari wisata horor di Bali tersebut, mana yang paling membuatmu tertantang?