Strategi MayBank Kembangkan Bisnis Syariah di Tanah Air

Strategi MayBank Kembangkan Bisnis Syariah di Tanah Air

Strategi MayBank Kembangkan Bisnis Syariah di Tanah Air

Strategi MayBank Kembangkan Bisnis Syariah di Tanah Air – Presiden Direktur Maybank Indonesia Tbk Taswin Zakaria membeberkan strategi unit usaha syariahnya. Untuk dapat tumbuh secara cepat dan agresif Salah satunya adalah mulai memfokuskan bisnis syariah untuk membidik korporasi.

“Kalau perbankan syariah dimulai dari segmen ritel akan makan waktu lama untuk tumbuh. apalagi dilakukan oleh perbankan yang tidak memiliki footprint yang luas,” kata Taswin dalam diskusi virtual, Kamis.

1. Menggunakan strategi Syariah First untuk mendorong pengembangan perbankan syariah 

Selain itu, kata dia, pihaknya juga menggunakan strategi Syariah First untuk mendorong pengembangan perbankan syariah sejak 2014 lalu.

Syariah First, lanjutnya, menyumbang pertumbuhan yang signifikan dan market share bagi Unit Usaha Syariah Maybank.

Menurut Taswin, Unit Usaha Syariah Maybank berkontribusi sekitar 20 persen dari keseluruhan total aset Maybank Indonesia.

2. Upaya mendorong ekonomi syariah sejalan dengan target pemerintah 

Dia berharap, Maybank syariah dapat diterima di masyarakat seperti bank umum lainnya. Upayanya mendorong pengembangan ekonomi syariah, sejalan dengan target pemerintah yang terdapat dalam peta jalan pengembangan perbankan syariah.

Adapun dalam target tersebut, pangsa pasar syariah dari 8 persen di tahun 2019, ditingkatkan menjadi 20 persen di tahun 2023-2024.

“Untuk pengembangan bisnis syariah, kami harap dapat berkontribusi positif dalam mencapai target tersebut,” ucapnya.

3. OJK ajak pelaku industri keuangan untuk mengoptimalkan ekosistem ekonomi syariah 

Di waktu yang sama, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK, Teguh Supangkat, mengajak pelaku industri keuangan termasuk perbankan syariah, mengoptimalkan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.

Hal itu lantaran perbankan syariah dapat menjadi motor penggerak untuk melayani aktivitas keuangan ekosistem syariah.

“Saya mengajak kepada semua pegiat keuangan syariah di Indonesia untuk bersama-sama mensinergikan sektor riil, yaitu sektor industri halal, sektor keuangan syariah, dan sektor sosial ekonomi Islam dalam ekosistem ekonomi syariah,” katanya.

Melihat kinerja sembilan bulan pertama di 2019, aset pertumbuhan perbankan syariah Maybank alami kenaikan, yakni tumbuh 10,6 persen menjadi Rp 33,4 triliun, serta berkontribusi 18,8 persen terhadap total aset bank.

Selain itu, pembiayaan Syariah tumbuh 3,0 persen menjadi Rp 24,5 triliun, dan simpanan Syariah tumbuh signifikan 45,9 persen menjadi Rp 26,4 triliun, berkontribusi 22,8 persen terhadap total simpanan bank.

 

 

Ini Strategi Untuk Menjalankan Bisnis di Masa Depan

Ini Strategi Untuk Menjalankan Bisnis di Masa Depan

Ini Strategi Untuk Menjalankan Bisnis di Masa Depan

Ini Strategi Untuk Menjalankan Bisnis di Masa Depan – Ketika perusahaan baru berdiri, para pemula biasanya banyak menjalankan bisnisnya dengan basis hobi atau interest para founders. Mungkin saja jadi salah satu awal yang baik, tetapi tetap harus didukung dengan proses bisnis yang jelas dan analisis yang cermat agar bisnis dapat berkembang.

Keputusan berdasarkan naluri dan intuisi saja tidak cukup lho. Saat ini, literasi dan analisis data berperan besar. Atur dengan matang setiap prosesnya dengan berbagai pengetahuan business management yang terkini dan komprehensif.

Namun, tingginya ketidakpastian dalam dunia startup sering kali menyebabkan pemodal ragu untuk berinvestasi. Makanya, kamu mesti tahu hal di bawah ini. Berikut ulasan Aplikasi S128 Apk di bawah ini

1. Jadi wirausahawan yang mampu memecahkan masalah serta memberikan dampak pada masyarakat 

Magister Manajemen New Ventures Innovation Prasetiya Mulya menjabarkan beberapa aspek yang bisa meyakinkan para pemodal agar mau menanam modalnya, yaitu mempersiapkan ide bisnis, membangun visi perusahaan,  menentukan target pasar, product development, membuat revenue model, branding, menyusun strategi pemasaran, aspek legal, scaling up, dan perekrutan tim.

Kamu juga akan bergabung dalam Innovation Hub, sebuah ekosistem entrepreneurial yang akan mempertemukanmu dengan orang yang tepat untuk tahapan pembangunan bisnis yang tepat.

#Di persiapkan dengan profesional

2. Punya kemampuan dalam menerjemahkan berbagai data bisnis menjadi keputusan strategis bagi perusahaan

Sebagai kampus yang kontemporer, Prasetiya Mulya menawarkan Program Magister Manajemen in Applied Business Analytics. Sebuah program MM dengan pendekatan khusus yang didedikasikan untuk pemimpin atau profesional dalam bidang analisis bisnis. Program tersebut memadukan materi business analytics, business management, dan pengalaman praktis.

Kurikulum tersebut juga akan membekali para analis bisnis dengan analytical skills yang tajam serta pengetahuan manajemen bisnis yang komprehensif, sehingga menjadi sosok yang memiliki kemampuan dalam menerjemahkan berbagai data bisnis kompleks menjadi sebuah keputusan strategis bagi perusahaan.

3. Punya jiwa entrepreneurship yang kuat dan profesional

Dengan memiliki pengetahuan manajemen bisnis yang mantap, akselerasi karier bagi profesional maupun entrepreneur pasti dalam genggaman. Melalui program MM Regular, Prasetiya Mulya akan membantu peningkatan kemampuan kamu dalam memperoleh pengetahuan manajemen bisnis dan keterampilan kepemimpinan.

MM Regular memiliki personal leadership development (PLD) yang terdiri atas sesi di kelas (lokakarya), pembinaan, dan konseling. Selain itu, kamu juga dipersiapkan untuk terjun ke dunia kerja melalui bimbingan career development centre (CDC) yang aktif membangun jejaring dengan perusahaan ternama di Indonesia.

MM Regular merupakan program penuh waktu intensif selama 18 bulan bagi mereka yang telah menyelesaikan gelar sarjana dan tidak diharuskan memiliki pengalaman kerja di perusahaan. Dengan latar belakang mahasiswa yang beragam, harapannya MMR Prasetiya Mulya akan mencetak lulusan dengan jiwa entrepreneurship yang kuat dan profesional.

 

Emas Antam Melonjak Jadi Rp949 Ribu per Gram, Niat Untuk Jual?

Emas Antam Melonjak Jadi Rp949 Ribu per Gram, Niat Untuk Jual?

Emas Antam Melonjak Jadi Rp949 Ribu per Gram, Niat Untuk Jual?

Emas Antam Melonjak Jadi Rp949 Ribu per Gram, Niat Untuk Jual? Harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) melonjak pada perdagangan pagi ini, Kamis (16/7/2020). Emas antam dibanderol Rp949 ribu per gram atau naik Rp7 ribu. Sementara, harga jual kembali (buy back) juga naik Rp8 ribu menjadi Rp848 ribu per gram.

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

Harga emas 0,5 gram: Rp504.500
Harga emas 1 gram: Rp949.000
Harga emas 2 gram: Rp1.838.000
Harga emas 3 gram: Rp2.732.000
Harga emas 5 gram: Rp4.525.000
Harga emas 10 gram: Rp8.985.000
Harga emas 25 gram: Rp22.337.000
Harga emas 50 gram: Rp44.595.000
Harga emas 100 gram: Rp89.112.000

Pembelian emas bisa dilakukan secara online 

Untuk membeli emas, bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama secara online melalui situs Antam, kedua langsung datang ke tempat yang menjual emas Antam.

Bila memilih membeli secara online bisa ke situs logammulia.com. Sebelum membeli, cek harga emas, lalu pilih emas yang akan dibeli. Pembayaran dilakukan melalui Virtual Account (VA). Stok dapat berubah sewaktu-waktu, dengan masa validasi VA 45 menit setelah dilakukan order pembelian.

Produk emas batangan dapat diambil di Butik Emas LM atau dikirim menggunakan ekspedisi rekanan pada H+3 sampai H+5 (pada hari kerja).

 Pembelian emas dikenakan pajak 

Untuk jaminan keaslian dan kemurnian emas batangan ANTAM LM, silakan melakukan pembelian melalui logammulia.com atau datang langsung ke Butik Emas LM.

Pembelian emas dikenakan pajak. Hal itu sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.

 

 

3 Kunci Sukses Untuk Membangun Usaha Bisnis Kuliner

3 Kunci Sukses Untuk Membangun Usaha Bisnis Kuliner

3 Kunci Sukses Untuk Membangun Usaha Kuliner 

3 Kunci Sukses Untuk Membangun Bisnis Kuliner – Bisnis apa pun yang memiliki prospek bagus untuk diimplementasikan. kuliner? Ini pertanyaan yang sangat sering ditanyakan kepada saya oleh teman-teman yang tertarik untuk terjun ke dalam bisnis kuliner. 

Nah berhubung pertanyaan di atas, aku jadi terpikir untuk menjawab jawaban ini mudah bagi yang ingin tahu dan mendapatan pengetahuan jelas. 

Jadi, apa bisnis kuliner yang potensial dan punya peluang besar untuk digarap? Apa bisnis kuliner yang cukup menjanjikan untuk bisa menjadi tumpuan bagi kita yang ditentukan untuk menjadi pengusaha kuliner? 

1. Pasarnya Besar

Ini kunci pertama, diterbitkan kamu seorang pemula di bisnis kuliner. Dapatkan pasarnya besar, saya tidak setuju untuk bertaruh di ceruk bisnis yang  sangat tersegmen. 

“Wah tapi mas kalo pasarnya besar, pemainnya juga banyak dong?” Pastinya, karena itu kembali lagi bisnis butuh ilmu. Kalau mengerti ilmu pemasaran, buatlah kategori produk baru, buatlah perbedaan yang kuat, tentu saja kita punya peluang untuk berhasil.

Ketika saya membangun Warunk Upnormal pada tahun 2014, tidak ada warung indomie dengan gaya kafe seperti Starbucks,  wifi  cepat, dan colokan listrik lebih banyak dengan sentuhan modern dalam pengelolaan. Kemudian wajah sektor ini berubah total dengan kehadiran Warunk Upnormal. Bisakah melihat poinnya? Ya, pasar besar. Siapa di Indonesia yang tidak makan Indomie? Tapi, dengan ilmu kita bisa membuat perbedaan bukan?

Nah, sekarang saya tanya, sate, warteg, pecel, soto, siomay punya pasar besar atau tidak? Ayo, ini artinya peluang bukan? 

2.  Layak

Layak  ini artinya kita harus kembali mengukur potensi diri sendiri dan disesuaikan dengan peluang pasar agar bisnis kuliner ini bisa dijalankan. Misal jika modal masih di kisaran Rp50 juta maka buatlah konsep bisnis yang kuat dengan anggaran kurang dari Rp50 juta, kecuali Anda mengundang investor. Hanya saja, saran saya perlu kerjakan bisnis pertama Anda sendiri sehingga tidak akan ada banyak beban.

“Wah berat bersaing dong mas nanti, keburu dicontek orang”. Nah, ini kembali lagi kita harus memiliki ilmu, yaitu ilmu manajemen. Saya pertama kali memulai bisnis kuliner pada tahun 2013 dengan modal Rp100 juta. Dari mana saya mendapat uang? Dari urunan dengan teman-teman. Penting, lebih baik bisnis bareng jika kita tidak cukup kuat modal.

Asalkan, jangan gunakan hari libur dengan tambahan bunga. Sebaiknya cari yang berkah-berkah saja. Saya memiliki teman yang memulai bisnis cilok dengan modal Rp30 juta dan sekarang sudah menjadi jutawan dengan laba juta juta per bulan. Satu hal yang mendukung kesuksesan bisnis itu, tetapi ilmu. Jadi, dengan modal awal sebesar Rp50 juta, buat warung soto atau warung tegal masih masuk akal dong. 

3. Infrastuktur Pendukung

Apa sih infrastruktur yang disetujui? Bisa apa saja, asal mendukung bisnis yang sedang dijalankan. Contoh ekstrem seperti ini, jika kita ingin membuka bisnis “Swike, Kodok Goreng” memang gampang mencari bahan baku? Memang mudah mencari karyawan yang siap masak kodok? Nah, ini namanya infrastruktur tidak mendukung, cari bisnis kok ribet-tibet amat.

Coba, buka warung soto, apa yang dicari dari sisi bahan baku? Ayam, sayur, rempah, apapun ada di pasar. Kemudian susah atau tidak mencari karyawan? Lah wong  tinggal mencelup-celup dan memasak kok, terima kasih SOP lalu selesai. Nah, artinya kompilasi ingin berbisnis kuliner maka penting bagi kita untuk menyiapkan infrastruktur pendukung agar tidak masalah.